adminnews – News https://atpnbjb.ac.id/news Akademi Teknik Penerbangan Nasional Mon, 17 Nov 2025 02:20:32 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.5.18 Belmawa Lakukan Monev Implementasi MKWK Berbasis Proyek di Akademi Teknik Penerbangan Nasional https://atpnbjb.ac.id/news/belmawa-lakukan-monev-implementasi-mkwk-berbasis-proyek-di-politeknik-atpn/ Mon, 17 Nov 2025 02:19:52 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3096 Belmawa Lakukan Monev Implementasi MKWK Berbasis Proyek di Akademi Teknik Penerbangan Nasional Read More »

]]>
Belajar Kolaboratif, Penguatan Karakter, dan Dampak Sosial Menjadi Fokus Evaluasi

Banjarbaru, ATPN — Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek di Akademi Teknik Penerbangan Nasional, Kamis (13/11). Tim monev dipimpin oleh Prof. Dr. Arqom Kuswanjono, S.S., M.Hum., didampingi para evaluator dari Belmawa.

Kegiatan monev ini merupakan bagian dari upaya kementerian memastikan transformasi pembelajaran MKWK berjalan efektif, relevan, dan berdampak langsung bagi mahasiswa maupun masyarakat. Akademi Teknik Penerbangan Nasional menjadi salah satu perguruan tinggi penerima bantuan yang dinilai berhasil mengintegrasikan model Project-Based Learning (PjBL) pada MKWK seperti Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Agama.

Dihadiri PT Mitra dan Mahasiswa

Kegiatan yang berlangsung di Kampus 1 Akademi Teknik Penerbangan Nasional ini dihadiri pula oleh perwakilan perguruan tinggi lain, yaitu Politeknik Piksi Ganesha Indonesia, UNU Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta mahasiswa Akademi Teknik Penerbangan Nasional yang mengikuti implementasi proyek di sekolah-sekolah mitra Banjarbaru Raya.

Acara dibuka oleh perwakilan panitia dan dilanjutkan sambutan dari Direktur Belmawa. Dari pihak tuan rumah, kegiatan difasilitasi oleh Unit Pelaksana Akademik Mata Kuliah Wajib Kurikulum (UPA-MKWK) Akademi Teknik Penerbangan Nasional yang diketuai oleh St. Agus Wijayanto, S.S., M.Hum.

Dalam arahannya, Prof. Arqom menekankan pentingnya inovasi pembelajaran MKWK yang tidak berhenti pada ruang kelas. “MKWK harus membantu mahasiswa memahami nilai-nilai kebangsaan melalui pengalaman nyata, bukan hanya menghafal. Melalui PjBL seperti yang dilakukan ATPN, mahasiswa perlu kita bentuk tidak hanya pandai tetapi menjadi baik,” ujarnya.

Dalam sesi paparan, tim ATPN menyampaikan hasil implementasi proyek mahasiswa yang telah dilakukan bersama sekolah mitra seperti SMP Pangudi Luhur Bintang Laut, SMP Regina Pacis, SMK Negeri 9 Banjarbaru, SD Negeri 1 Kleco, dan SD Marsudirini.

Beberapa proyek yang mendapat perhatian evaluatori antara lain:

  • Toleransi di Tangan Anak Bangsa – mural dan media kampanye toleransi. 
  • Energi untuk Bumi dan Bangsa – edukasi energi terbarukan, lomba robot angin berbahan daur ulang.
  • Citizenship Campaign: Aku Warga Baik, Indonesia Hebat! – kampanye anti-bullying.
  • Civic Engagement Project – penguatan karakter dan kepedulian sosial.

Para evaluator mencatat bahwa pendekatan ATPN mampu menggerakkan mahasiswa untuk terlibat aktif sebagai fasilitator, bukan hanya peserta kuliah. Interaksi mahasiswa dengan siswa sekolah mitra dinilai mendorong tumbuhnya empati, kepemimpinan, komunikasi, dan kompetensi sosial lainnya.

Dalam sesi diskusi, Belmawa mengapresiasi kesiapan dokumen pedoman, RPS berbasis PjBL, serta sistem dokumentasi multimedia yang rapi. Tim monev juga mencatat bahwa ATPN memiliki dukungan

institusional yang kuat, mulai dari jajaran direksi hingga kelompok dosen MKWK.

St. Agus Wijayanto menyatakan bahwa ATPN telah menyiapkan regulasi internal agar penerapan PjBL dapat diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam kurikulum MKWK. Kami ingin memastikan pendekatan ini bukan sekadar program hibah, tetapi menjadi budaya akademik yang hidup, ujarnya.

Suasana Monev: Reflektif, Kritis, dan Kolaboratif

Suasana monev berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab dengan perwakilan dosen dan mahasiswa. Para peserta dari kampus lain juga memberikan komentar, saran, serta membandingkan praktik masing-masing kampus.

Perwakilan mahasiswa ATPN menyampaikan kesan dan pengalaman langsung ketika mendampingi siswa dalam proyek sosial di lapangan—mulai dari tantangan membangun kepercayaan diri hingga belajar memecahkan masalah bersama.

Setelah penutupan acara pada pukul 12.00 WIB, rangkaian monev dilanjutkan dengan visitasi lapangan ke lokasi implementasi proyek untuk melihat hasil kegiatan secara langsung.

Langkah Lanjutan

Prof. Arqom berharap ATPN dapat menjadi rujukan praktik baik pembelajaran MKWK berbasis proyek di pendidikan tinggi vokasi. Belmawa akan merangkum hasil monev nasional ini sebagai dasar penyusunan kebijakan pembelajaran MKWK tahun berikutnya.

Dengan dukungan kementerian dan komitmen ATPN, model pembelajaran MKWK berbasis proyek ini diharapkan mampu menjadi salah satu terobosan yang memperkuat karakter, kompetensi sosial, dan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungannya.

]]>
Prodi Perancangan Manufaktur Akademi Teknik Penerbangan Nasional Terima Bantuan Hibah dari Kemendiktisaintek https://atpnbjb.ac.id/news/prodi-perancangan-manufaktur-politeknik-atpn-banjarbaru-terima-bantuan-hibah-dari-kemendiktisaintek/ Fri, 31 Oct 2025 01:50:12 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3092 Prodi Perancangan Manufaktur Akademi Teknik Penerbangan Nasional Terima Bantuan Hibah dari Kemendiktisaintek Read More »

]]>
Program Studi Perancangan Manufaktur Akademi Teknik Penerbangan Nasional menerima bantuan hibah berupa notebook dan printer dari Kementerian Pendidikan,Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Program Pengembangan Program Studi (PP-PTS) Tahun 2025 .
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Panitia Penerimaan Barang Akademi Teknik Penerbangan Nasional dan disambut dengan antusias oleh tim Program Studi Perancangan Manufaktur. Bantuan sarana ini diharapkan dapat menunjang kegiatan akademik, administrasi, serta pengembangan pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan program studi.
Ketua Program Studi Perancangan Manufaktur menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kemdikbudristek atas kepercayaan yang diberikan. “Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan mutu pendidikan vokasi. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas layanan akademik serta inovasi pembelajaran di bidang perancangan dan manufaktur,” ujarnya.
Sementara itu, pihak panitia penerimaan barang menambahkan bahwa proses penerimaan telah dilakukan sesuai prosedur dan akan segera digunakan untuk mendukung kegiatan tridharma perguruan tinggi.
Melalui bantuan ini, Akademi Teknik Penerbangan Nasional semakin berkomitmen untuk membangun ekosistem pendidikan vokasi yang visioner, adaptif, dan kolaboratif sesuai dengan tuntutan industri modern.

]]>
Workshop MKWK: PjBL Jadi Terobosan Pembelajaran Vokasi https://atpnbjb.ac.id/news/workshop-mkwk-pjbl-jadi-terobosan-pembelajaran-vokasi/ Tue, 14 Oct 2025 06:47:25 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3088 Workshop MKWK: PjBL Jadi Terobosan Pembelajaran Vokasi Read More »

]]>
Banjarbaru, ATPN Press — Upaya menghidupkan kembali mata kuliah wajib kurikulum (MKWK) di perguruan tinggi vokasi melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL) menjadi sorotan utama dalam workshop yang digelar di Hotel Adhiwangsa, Banjarbaru, Jumat–Sabtu (29–30/8/2025).

Kegiatan yang diprakarsai Akademi Teknik Penerbangan Nasional ini menghadirkan akademisi dan praktisi pendidikan dari Universitas Banjarbaru, Jani Kusanti, S.Kom., M.CS., sebagai narasumber. Ia menekankan bahwa PjBL bukan hanya relevan untuk mata kuliah teknik, tetapi juga mampu memberi warna baru bagi MKWK, yang selama ini kerap dianggap teoritis dan kurang diminati mahasiswa.

“Dengan PjBL, mahasiswa tidak sekadar menerima teori, tetapi diajak terlibat dalam proyek nyata yang berangkat dari persoalan sosial, industri, atau lingkungan,” ujar Jani dalam pemaparannya.

Hari pertama workshop membahas fondasi konseptual PjBL dan kaitannya dengan kebijakan pendidikan tinggi vokasi. Regulasi seperti Permendikbudristek No. 53/2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan Perpres No. 68/2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi menjadi pijakan penerapannya.

Konsep tersebut kemudian diturunkan dalam studi kasus implementasi di Akademi Teknik Penerbangan Nasional. Mahasiswa, misalnya, merancang Eco-Innovation Project untuk membuat robot angin dari bahan bekas yang bisa menghasilkan listrik sederhana, hingga menyusun media digital keberagaman melalui mural dan majalah dinding. Proyek-proyek ini dipresentasikan tidak hanya kepada dosen, tetapi juga sekolah mitra dan masyarakat.

Sistem penilaian pun dirancang sejalan dengan Outcome-Based Education (OBE). Penekanan tidak semata pada hasil akhir, melainkan juga pada proses, kerja sama tim, dan refleksi mahasiswa.

Diskusi interaktif pada sesi tanya jawab mengemuka soal tantangan terbesar penerapan PjBL. Para dosen menyoroti keterbatasan waktu, kesiapan pengajar sebagai fasilitator, serta kebutuhan dukungan dari sekolah mitra.

Namun, peserta juga melihat peluang besar. “MKWK bisa menjadi lebih kontekstual dan bermakna bila dikaitkan dengan isu sosial, seperti literasi digital media edukasi toleransi,” ungkap salah satu peserta diskusi.

Pada hari kedua, peserta diajak menyusun rancangan model PjBL yang sesuai dengan karakter mata kuliah masing-masing. Melalui forum kelompok, dosen dan mahasiswa merancang proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, kebinekaan, dan keberlanjutan lingkungan.

Hasil rancangan menunjukkan variasi ide, mulai dari kampanye literasi digital, gerakan sadar lingkungan di kampus, hingga konten kreatif berbasis bahasa. Semua gagasan diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus mengasah keterampilan mahasiswa.

Workshop ditutup dengan seruan agar dosen segera mengadaptasi PjBL dalam perkuliahan. Ketua UPA-MKWK Akademi Teknik Penerbangan Nasional, St. Agus Wijayanto, menyampaikan bahwa langkah berikutnya adalah memperkuat jejaring dengan industri, komunitas, dan lembaga pemerintah agar implementasi PjBL dapat berjalan berkelanjutan.

“Lulusan vokasi dituntut menjadi pribadi unggul, humanis, dan adaptif. Itu hanya bisa dicapai bila pembelajaran diarahkan pada kegiatan kontekstual dan kolaboratif,” ujar Agus menegaskan.

Workshop dua hari ini menegaskan bahwa reformasi pembelajaran di pendidikan vokasi tak bisa ditunda. PjBL memberi jalan baru untuk menjadikan MKWK lebih hidup, aplikatif, sekaligus relevan dengan tantangan zaman.

]]>
Gathering Penerima Beasiswa PT. PMP Jember https://atpnbjb.ac.id/news/gathering-penerima-beasiswa-pt-pmp-jember/ Mon, 13 Oct 2025 01:17:47 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3085 Gathering Penerima Beasiswa PT. PMP Jember Read More »

]]>
Gathering penerima beassiswa PT. PMP Jember merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh PT. PMP Jember dengan melibatkan penerima beasiswa dan orang tua penerima beasiswa, manajemen PT. PMP Jember serta direksi dan staf pendamping dari Akademi Teknik Penerbangan Nasional,  

Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk membangun silaturahmi antar penerima beasiswa, orang tua, manejemen PT. PMP Jember dan ATPN. Kegiatan gathering  ini juga bisa menjadi ajang diskusi, laporan pertanggungjawaban terkait proses perkuliahan dan pendampingan mahasiswa, sekaligus ajang untuk rembug bersama terkait projek bagi para penerima beasiswa yang sudah lulus dari kampus ATPN.

Kegiatan dibagi dalam dua tahap. Kegiatan pertama adalah gathering yang melibatkan orang tua dan PT. PMP Jember serta direksi dan staf Politkenik ATPN. Kegiatan kedua hanya melibatkan penerima beasiswa dan pihak politeknik ATPN.

Kegiatan gathering dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 September 2025, dari pk 15.00 sd 21.00. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 60 orang dan berjalan cukup menyenangkan. Ada banyak kisah menarik dan menginspirasi. Yang special dalam kegiatan ini adalah adanya pemberian donasi untuk ATPN melalui kegiatan student loan. Terkumpul dana 5 juta rupiah, yang disisihkan dari kantong penerima beasiswa yang sudah bekerja. Kegiatan pengumpulan dana ini dimulai sejak Oktober tahun 2024. Semoga kegiatan ini menginspirasi banyak alumni lain untuk berbagi kasih dan kebaikan bagi adik adik kelas yang membutuhkan dana Pendidikan.

Sekelumit kisah Donasi Student Loan

Pernah, kita berdiri di titik awal dengan harapan yang besar namun dengan langkah yang berat. Lalu, tangan-tangan baik dari PT PMP Jember hadir – memberi cahaya melalui beasiswa penuh, membuka jalan bagi mimpi yang mungkin dulu terasa sangat jauh dan sulit digapai.

Kini, sudah waktunya kita melangkah kembali – bukan untuk menerima, tetapi untuk memberi. Program Donasi Student Loan ini adalah bentuk kasih dan balas budi, sebuah cara kecil untuk meneruskan kebaikan yang pernah kita terima.

Setiap rupiah yang kita sisihkan bukan sekadar bantuan, tapi investasi pada masa depan: masa depan anak-anak muda yang memiliki semangat seperti kita dulu, tapi belum memiliki kesempatan yang sama karena keterbatasan dana.

Mari kita bersama-sama menjadi jembatan harapan, karena kebaikan yang pernah kita rasakan, pantas untuk kita teruskan, karena cinta pada ilmu dan kasih pada sesama tidak berhenti di kita – ia harus mengalir, menghidupi, dan menginspirasi.

]]>
EKSPEDISI RINDU “NYAWIJI ING ROSO” https://atpnbjb.ac.id/news/ekspedisi-rindu-nyawiji-ing-roso/ Mon, 13 Oct 2025 01:14:52 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3080 EKSPEDISI RINDU “NYAWIJI ING ROSO” Read More »

]]>
Michael Day senantiasa menjadi ruang istimewa bagi keluarga besar IKAMI (Ikatan Keluarga Alumni Mikael) untuk kembali berkumpul, berbagi cerita, dan menghidupkan kembali memori yang pernah terukir. Tahun 2025 ini, perayaan Michael Day hadir dengan sentuhan berbeda, mengusung tema Ekspedisi Rindu sebuah perjalanan hati untuk menelusuri kenangan, merajut kembali kebersamaan, dan memupuk rasa persaudaraan yang tak lekang oleh waktu. Michael Day senantiasa menjadi ruang istimewa bagi keluarga besar IKAMI (Ikatan Keluarga Alumni Mikael) untuk kembali berkumpul, berbagi cerita, dan menghidupkan kembali memori yang pernah terukir.

Bersama Compensasser (Mapala Akademi Teknik Penerbangan Nasional), IKAMI mengajak para alumni meninggalkan sejenak hiruk-pikuk kota dan berlayar menuju alam bebas, di mana udara segar, langit luas, dan cahaya api unggun menjadi saksi hangatnya pertemuan. Kegiatan ini akan dikemas melalui camping, api unggun, dan trekking alam, yang tidak hanya menawarkan petualangan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk kembali pada akar persahabatan dan solidaritas.

Ekspedisi Rindu bukan sekadar reuni, melainkan momen untuk menemukan kembali bagian dari diri yang pernah tumbuh bersama di bawah payung almamater. Melalui tawa, cerita, dan langkah yang seirama, kegiatan ini diharapkan menjadi penguat ikatan, penyembuh rindu, sekaligus pengukir kenangan baru yang akan dibawa pulang dalam hati masing-masing peserta.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Mempererat tali silaturahmi antar anggota IKAMI melalui kegiatan bersama di alam terbuka.
  2. Membangun kembali rasa kebersamaan dan solidaritas yang pernah terjalin selama masa studi.
  3. Menyediakan ruang nostalgia yang hangat dan santai, jauh dari suasana formal dan rutinitas perkotaan.
  4. Menciptakan pengalaman positif dan kenangan baru melalui kegiatan camping, api unggun, dan trekking alam.
  5. Menumbuhkan semangat cinta almamater serta menginspirasi kesinambungan tradisi reuni di tahun-tahun mendatang.

Refleksi

Mendaki gunung bukanlah tentang menaklukkan puncak, tetapi menaklukkan diri sendiri, melawan letih, mengendalikan ego, dan belajar berjalan seiring dengan napas bumi. Setiap ayunan langkah adalah ujian, bukan hanya untuk raga, tetapi juga untuk jiwa. Rasa letih yang menggempur, dingin yang menusuk, dan jalur terjal yang seolah tak berujung, sejatinya bukanlah penghalang, melainkan tantangan. Setiap napas di udara tipis adalah pengingat bahwa manusia harus lebih banyak tunduk daripada angkuh. Di sanalah kita belajar dan menyadari bahwa manusia hanyalah tamu kecil di rumah besar bernama alam.

Alam menyapa dengan bahasa yang lembut. Desir angin di pucuk pinus, gemericik sungai di lembah, dan kabut yang turun  menyelimuti bukit-bukit, semua menjadi harmoni yang mengajarkan kita untuk nyawiji ing roso, menyatu dalam rasa dengan bumi dan kehidupan. Dalam riuhnya pohon berderit diterpa angin, kita menemukan kesadaran bahwa kita bukan pemilik, tetapi hanyalah tamu yang diberi kesempatan singgah. Alam, tidak pernah meminta apa-apa tetapi dibalik diamnya terselip pesan: jagalah aku, rawatlah aku, cintailah aku. Karena bumi bukanlah warisan dari nenek moyang semata, melainkan titipan untuk anak cucu kita.

Puncak sejati bukanlah batu tertinggi yang kita pijak, melainkan hati yang saling menguatkan dalam perjalanan. Dan ketika akhirnya kita berdiri di puncak, menatap luasnya cakrawala, kita sadar: tidak ada yang benar-benar kita taklukkan selain diri kita sendiri. Gunung tetap tegak, hening, agung, kokoh dan abadi. Dan pada akhirnya, puncak sejati bukanlah titik tertinggi di gunung, melainkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan cinta kasih yang kita bawa pulang bersama.

Agenda Kegiatan & Saran

Kegiatan Ekspedisi Rindu dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 4-5 Oktober 2025, bertempat di Area Telogo Dlingo dan Bukit Mongkrang, Tawangmangu. Ada tiga kegiatan penting: sharing dan bincang dengan Alumni,  api unggun dan tracking ke bukit Mongkrang.

Kegiatan ini melibatkan alumni, keluarga alumni, mahasiswa aktif dan dosen instruktur serta anggota compansasser sebagai panitia pelaksana. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahun dan melibatkan semakin banyak orang, tidak sebatas alumni ATPN yang pernah mengikuti UKM Compansasser. Setia alumni dan mahasiswa yang senang dengan kegiatan alam bisa mengikuti dan meramaikan kegiatan ini.

]]>
Pengumuman Beasiswa Ikatan Dinas https://atpnbjb.ac.id/news/pengumuman-beasiswa-ikatan-dinas/ Fri, 01 Jul 2022 05:47:08 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=2772 Pengumuman Beasiswa Ikatan Dinas bisa diunduh pada link di bawah ini

]]>
Lowongan Staff administrasi Akademi Teknik Penerbangan Nasional https://atpnbjb.ac.id/news/lowongan-pekerjaan-politeknik-atpn-banjarbaru/ Fri, 10 Jun 2022 05:42:44 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=2767

]]>
INFO LOWONGAN KERJA https://atpnbjb.ac.id/news/info-lowongan-kerja/ Wed, 24 Nov 2021 06:10:04 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=2679 ]]> WEBINAR https://atpnbjb.ac.id/news/webinar/ Mon, 18 Jan 2021 05:18:20 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=2367 WEBINAR Read More »

]]>
MILLENNIALS IN INDUSTRY 4.0 – Facing The Disruptive Technology of Industry 4.0

Selamat datang di tahun 2021. Tetap berjuang dan berusaha bertahan menghadapi pandemi sekaligus menyambut era industri 4.0 yang tanpa kenal lelah menerjang.

Join our Webinar:
MILLENNIALS IN INDUSTRY 4.0 – Facing The Disruptive Technology of Industry 4.0
Untuk registrasi, klik tombol registrasi di bawah ini.
Fasilitas : e-certificate

DAY 1 | 26 Januari 2020 | Pk. 08.30 – 12.30

  1. Enhancing Innovation & Creativity in Product Design & Development to Face the Challenges of Industry 4.0 Pembicara 1: Dr. Eng. Herianto, S.T., M.Eng. Dosen Departemen Taknik Mesin dan Industri (DTMI), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.
    Tema ini membahas tentang :
    • Pengembangan generasi muda dari sisi kemampuan inovasi dan kreativitas dalam menghadapi kecepatan perubahan, perkembangan teknologi dan persaingan global.
    • Proses perancangan dan pengembangan produk beserta langkah dan strateginya, termasuk di dalamnya penambahan feature/value.
    • Memahami konsep perancangan produk, kriteria-kriteria sukses dalam perancangan dan menentukan prioritas pengembangan produk.
  2. Millennium Technology Insight in Switzerland
    Pembicara 2 : Andrin Meister (Automation Engineer B&R Automation-Switzerland).
    Tema ini membahas tentang :
    • Perkembangan teknologi khususnya dibidang otomasi dan sistem kontrol di negara Swiss dan sekitarnya, khususnya penerapannya di dunia industri manufaktur.
    • materi tentang produk baru B&R yang terkait dengan I4.0 beserta dengan demo produk/simulasi.
    • Simulasi : digital twin
    • ACOPOStrak : Produksi fleksibel hingga ukuran batch 1
    • exOS : machine learning dan predictive maintenance
    • IoT : Industrial Internet of Things (IIOT)

DAY 2 | 27 Januari 2020 | Pk. 08.30 – 12.30

  1. Facing Industry 4.0; Developing Millennials’ Skills, Leadership and Characters
    Pembicara 3 : Herry Gunawan, S.T. (HR Director PT. UBS – Indonesia).
    Tema ini membahas tentang :
    • Perkembangan teknologi khususnya dibidang otomasi dan sistem kontrol di industri khususnya di PT. UBS, kaitannya dalam menghadapi persaingan global di era Industri 4.0.
    • Persiapan generasi muda dalam memasuksi dunia industri dan menghadapi Industri 4.0 dalam bidang kompetensi (skill), leadership dan karakter.
  2. Challenges and Opportunities for Vocational Graduates in the Industrial Revolution 4.0
    Pembicara 4 : Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. Direktur Jendral Pendidikan Sekolah Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
    Tema ini membahas tentang :
    • Gambaran mengenai era Industri 4.0, perubahan-perubahan besar dan pengaruhnya di Indonesia.
    • Program dan kebijakan pemerintah Indonesia menghadapi Industri 4.0 dibidang pendidikan vokasi dan industri khususnya manufaktur.
    • Peluang atau masa depan pendidikan vokasi beserta lulusannya terutama di bidang industri manufaktur.
    • Tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi oleh pendidikan vokasi dan lulusannya dalam era Industri 4.0.
    • Hal-hal penting yang harus dipersiapkan oleh generasi muda (mahasiswa) dan institusi pendidikan vokasi dalam menyiapkan lulusannya dari sudut pandang pemerintah RI.

Diselenggarakan oleh:
PROGRAM STUDI TPM & PM
POLITEKNIK ATPN BANJARBARU

]]>
Akademi Teknik Penerbangan Nasional Susun Skema Kompetensi Level 5 dan Level 6 Bidang Pemesinan, Ini Dampaknya https://atpnbjb.ac.id/news/politeknik-atpn-banjarbaru-susun-skema-kompetensi-level-5-dan-level-6-bidang-pemesinan-ini-dampaknya/ Mon, 23 Nov 2020 08:12:25 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=2334 Akademi Teknik Penerbangan Nasional Susun Skema Kompetensi Level 5 dan Level 6 Bidang Pemesinan, Ini Dampaknya Read More »

]]>
TRIBUNBANJARBARU.COM, BANJARBARU

Akademi Teknik Penerbangan Nasional didapuk oleh Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Industri Direktorat Jendaral Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menyusun skema sertifikasi kompetensi dengan standart nasional.
Melalui Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Akademi Teknik Penerbangan Nasional bersama beberapa industri menyusun 15 skema Level 5 dan Level 6 di bidang permesinan.
Ketua LSP Akademi Teknik Penerbangan Nasional Ana Ningsih, S.T., M.Eng. mengatakan pihaknya menyusun 15 skema tersebut dengan industri dan Asosiasi Industri Skala Nasional seperti PT Gisma, PT CNC Desain,  Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI), PT YPTI, PT ATPN, LSP P3 LMI, PT IGI, IMDIA (Indonesian Mold and Dies Industry  Association) dan beberapa industri lain.

“Kita memang menggunakan skala nasional dan menyusun skema bersama mereka, karena sesuai dengan kebutuhan industri yang ada,” ujarnya. Selanjutnya, 15 skema tersebut akan ditinjau ulang agar sesuai dengan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Kegiatannya kita hari ini, melakukan review skema yang kita susun, kami mengundang BNSP yang expert di bidang permesinan,” paparnya.”Untuk nanti malam kegiatannya focus group discussion tentang tempat penyusunan uji kompetensi, harapannya skema yang sudah kita susun memang digunakan oleh industri dan sesuai dengan standartnya,” terangnya.
Selain itu, kegiatan lain yang telah dirampungkan beberapa waktu lalu, yakni penyusun materi uji kompetensi bersama pendidikan Vokasi yang lain, seperti Sekolah Vokasi UGM dan Sekolah Vokasi Undip.
“Itu kita susun bersama dan mendapat masukan terkait materi ujinya seperti apa, harapannya hari ini draft tempat uji kompetensi, dan draft skema yang telah sesuai dengan standart BNSP dan tempat standartnya sesuai dengan industri supaya link dan matchnya ada,” katanya.

Diketahui jika lulusan Pendidikan Vokasi belum terserap secara maksimal oleh Industri.
Ada gap yang cukup curam antara lulusan Pendidikan Vokasi dengan dunia kerja dan kebutuhan Industri di Indonesia pada umumnya.
“Dengan kegiatan ini kita berharap memberi dampak, meski dimulai dari dampak yang kecil. Kita berharap membangun pendidikan vokasi secara umum,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunbanjarbaru.com dengan judul Akademi Teknik Penerbangan Nasional Susun Skema Kompetensi Level 5 dan Level 6 Bidang Pemesinan, Ini Dampaknya, https://banjarbaru.tribunnews.com/2020/11/21/politeknik-atpn-banjarbaru-susun-skema-kompetensi-level-5-dan-level-6-bidang-pemesinan-ini-dampaknya.

Editor: Ilham Oktafian

]]>