Berita – News https://atpnbjb.ac.id/news Akademi Teknik Penerbangan Nasional Mon, 01 Dec 2025 09:23:49 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.5.18 Program Pengembangan Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek Akademi Teknik Penerbangan Nasional https://atpnbjb.ac.id/news/program-pengembangan-pembelajaran-mkwk-berbasis-proyek-politeknik-atpn-banjarbaru/ Mon, 01 Dec 2025 09:23:48 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3108 Program Pengembangan Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek Akademi Teknik Penerbangan Nasional Read More »

]]>
Program Pengembangan Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek Akademi Teknik Penerbangan Nasional
Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran kebangsaan yang nyata, kontekstual, dan berdampak bagi mahasiswa melalui kolaborasi edukatif dengan sekolah-sekolah mitra di Banjarbaru Raya. Melalui kegiatan observasi lapangan, identifikasi isu sosial, dan pelaksanaan proyek bersama, mahasiswa tidak hanya mengembangkan karakter dan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat civic engagement sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Kegiatan ini memberikan manfaat ganda: peningkatan kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan, serta penguatan kemampuan dosen dalam merancang implementasi Project-Based Learning (PjBL) yang berkelanjutan.

Kolaborasi dilaksanakan bersama:
SDN Kleco 1 Banjarbaru, SD Marsudirini Banjarbaru, SMP Pangudi Luhur Bintang Laut Banjarbaru, SMP Regina Pacis Banjarbaru, dan SMK Negeri 9 Banjarbaru.

Dengan tema “Toleransi dari Tangan Anak Bangsa – Aku Warga Baik, Indonesia Hebat – Energi untuk Bumi dan Bangsa”, program ini menjadi langkah nyata menuju pembentukan generasi muda yang peduli, berkarakter kuat, dan berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045.

]]>
Belmawa Lakukan Monev Implementasi MKWK Berbasis Proyek di Akademi Teknik Penerbangan Nasional https://atpnbjb.ac.id/news/belmawa-lakukan-monev-implementasi-mkwk-berbasis-proyek-di-politeknik-atpn/ Mon, 17 Nov 2025 02:19:52 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3096 Belmawa Lakukan Monev Implementasi MKWK Berbasis Proyek di Akademi Teknik Penerbangan Nasional Read More »

]]>
Belajar Kolaboratif, Penguatan Karakter, dan Dampak Sosial Menjadi Fokus Evaluasi

Banjarbaru, ATPN — Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek di Akademi Teknik Penerbangan Nasional, Kamis (13/11). Tim monev dipimpin oleh Prof. Dr. Arqom Kuswanjono, S.S., M.Hum., didampingi para evaluator dari Belmawa.

Kegiatan monev ini merupakan bagian dari upaya kementerian memastikan transformasi pembelajaran MKWK berjalan efektif, relevan, dan berdampak langsung bagi mahasiswa maupun masyarakat. Akademi Teknik Penerbangan Nasional menjadi salah satu perguruan tinggi penerima bantuan yang dinilai berhasil mengintegrasikan model Project-Based Learning (PjBL) pada MKWK seperti Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Agama.

Dihadiri PT Mitra dan Mahasiswa

Kegiatan yang berlangsung di Kampus 1 Akademi Teknik Penerbangan Nasional ini dihadiri pula oleh perwakilan perguruan tinggi lain, yaitu Politeknik Piksi Ganesha Indonesia, UNU Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta mahasiswa Akademi Teknik Penerbangan Nasional yang mengikuti implementasi proyek di sekolah-sekolah mitra Banjarbaru Raya.

Acara dibuka oleh perwakilan panitia dan dilanjutkan sambutan dari Direktur Belmawa. Dari pihak tuan rumah, kegiatan difasilitasi oleh Unit Pelaksana Akademik Mata Kuliah Wajib Kurikulum (UPA-MKWK) Akademi Teknik Penerbangan Nasional yang diketuai oleh St. Agus Wijayanto, S.S., M.Hum.

Dalam arahannya, Prof. Arqom menekankan pentingnya inovasi pembelajaran MKWK yang tidak berhenti pada ruang kelas. “MKWK harus membantu mahasiswa memahami nilai-nilai kebangsaan melalui pengalaman nyata, bukan hanya menghafal. Melalui PjBL seperti yang dilakukan ATPN, mahasiswa perlu kita bentuk tidak hanya pandai tetapi menjadi baik,” ujarnya.

Dalam sesi paparan, tim ATPN menyampaikan hasil implementasi proyek mahasiswa yang telah dilakukan bersama sekolah mitra seperti SMP Pangudi Luhur Bintang Laut, SMP Regina Pacis, SMK Negeri 9 Banjarbaru, SD Negeri 1 Kleco, dan SD Marsudirini.

Beberapa proyek yang mendapat perhatian evaluatori antara lain:

  • Toleransi di Tangan Anak Bangsa – mural dan media kampanye toleransi. 
  • Energi untuk Bumi dan Bangsa – edukasi energi terbarukan, lomba robot angin berbahan daur ulang.
  • Citizenship Campaign: Aku Warga Baik, Indonesia Hebat! – kampanye anti-bullying.
  • Civic Engagement Project – penguatan karakter dan kepedulian sosial.

Para evaluator mencatat bahwa pendekatan ATPN mampu menggerakkan mahasiswa untuk terlibat aktif sebagai fasilitator, bukan hanya peserta kuliah. Interaksi mahasiswa dengan siswa sekolah mitra dinilai mendorong tumbuhnya empati, kepemimpinan, komunikasi, dan kompetensi sosial lainnya.

Dalam sesi diskusi, Belmawa mengapresiasi kesiapan dokumen pedoman, RPS berbasis PjBL, serta sistem dokumentasi multimedia yang rapi. Tim monev juga mencatat bahwa ATPN memiliki dukungan

institusional yang kuat, mulai dari jajaran direksi hingga kelompok dosen MKWK.

St. Agus Wijayanto menyatakan bahwa ATPN telah menyiapkan regulasi internal agar penerapan PjBL dapat diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam kurikulum MKWK. Kami ingin memastikan pendekatan ini bukan sekadar program hibah, tetapi menjadi budaya akademik yang hidup, ujarnya.

Suasana Monev: Reflektif, Kritis, dan Kolaboratif

Suasana monev berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab dengan perwakilan dosen dan mahasiswa. Para peserta dari kampus lain juga memberikan komentar, saran, serta membandingkan praktik masing-masing kampus.

Perwakilan mahasiswa ATPN menyampaikan kesan dan pengalaman langsung ketika mendampingi siswa dalam proyek sosial di lapangan—mulai dari tantangan membangun kepercayaan diri hingga belajar memecahkan masalah bersama.

Setelah penutupan acara pada pukul 12.00 WIB, rangkaian monev dilanjutkan dengan visitasi lapangan ke lokasi implementasi proyek untuk melihat hasil kegiatan secara langsung.

Langkah Lanjutan

Prof. Arqom berharap ATPN dapat menjadi rujukan praktik baik pembelajaran MKWK berbasis proyek di pendidikan tinggi vokasi. Belmawa akan merangkum hasil monev nasional ini sebagai dasar penyusunan kebijakan pembelajaran MKWK tahun berikutnya.

Dengan dukungan kementerian dan komitmen ATPN, model pembelajaran MKWK berbasis proyek ini diharapkan mampu menjadi salah satu terobosan yang memperkuat karakter, kompetensi sosial, dan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungannya.

]]>
Prodi Perancangan Manufaktur Akademi Teknik Penerbangan Nasional Terima Bantuan Hibah dari Kemendiktisaintek https://atpnbjb.ac.id/news/prodi-perancangan-manufaktur-politeknik-atpn-banjarbaru-terima-bantuan-hibah-dari-kemendiktisaintek/ Fri, 31 Oct 2025 01:50:12 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3092 Prodi Perancangan Manufaktur Akademi Teknik Penerbangan Nasional Terima Bantuan Hibah dari Kemendiktisaintek Read More »

]]>
Program Studi Perancangan Manufaktur Akademi Teknik Penerbangan Nasional menerima bantuan hibah berupa notebook dan printer dari Kementerian Pendidikan,Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Program Pengembangan Program Studi (PP-PTS) Tahun 2025 .
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Panitia Penerimaan Barang Akademi Teknik Penerbangan Nasional dan disambut dengan antusias oleh tim Program Studi Perancangan Manufaktur. Bantuan sarana ini diharapkan dapat menunjang kegiatan akademik, administrasi, serta pengembangan pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan program studi.
Ketua Program Studi Perancangan Manufaktur menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kemdikbudristek atas kepercayaan yang diberikan. “Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan mutu pendidikan vokasi. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas layanan akademik serta inovasi pembelajaran di bidang perancangan dan manufaktur,” ujarnya.
Sementara itu, pihak panitia penerimaan barang menambahkan bahwa proses penerimaan telah dilakukan sesuai prosedur dan akan segera digunakan untuk mendukung kegiatan tridharma perguruan tinggi.
Melalui bantuan ini, Akademi Teknik Penerbangan Nasional semakin berkomitmen untuk membangun ekosistem pendidikan vokasi yang visioner, adaptif, dan kolaboratif sesuai dengan tuntutan industri modern.

]]>
Workshop MKWK: PjBL Jadi Terobosan Pembelajaran Vokasi https://atpnbjb.ac.id/news/workshop-mkwk-pjbl-jadi-terobosan-pembelajaran-vokasi/ Tue, 14 Oct 2025 06:47:25 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3088 Workshop MKWK: PjBL Jadi Terobosan Pembelajaran Vokasi Read More »

]]>
Banjarbaru, ATPN Press — Upaya menghidupkan kembali mata kuliah wajib kurikulum (MKWK) di perguruan tinggi vokasi melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL) menjadi sorotan utama dalam workshop yang digelar di Hotel Adhiwangsa, Banjarbaru, Jumat–Sabtu (29–30/8/2025).

Kegiatan yang diprakarsai Akademi Teknik Penerbangan Nasional ini menghadirkan akademisi dan praktisi pendidikan dari Universitas Banjarbaru, Jani Kusanti, S.Kom., M.CS., sebagai narasumber. Ia menekankan bahwa PjBL bukan hanya relevan untuk mata kuliah teknik, tetapi juga mampu memberi warna baru bagi MKWK, yang selama ini kerap dianggap teoritis dan kurang diminati mahasiswa.

“Dengan PjBL, mahasiswa tidak sekadar menerima teori, tetapi diajak terlibat dalam proyek nyata yang berangkat dari persoalan sosial, industri, atau lingkungan,” ujar Jani dalam pemaparannya.

Hari pertama workshop membahas fondasi konseptual PjBL dan kaitannya dengan kebijakan pendidikan tinggi vokasi. Regulasi seperti Permendikbudristek No. 53/2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan Perpres No. 68/2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi menjadi pijakan penerapannya.

Konsep tersebut kemudian diturunkan dalam studi kasus implementasi di Akademi Teknik Penerbangan Nasional. Mahasiswa, misalnya, merancang Eco-Innovation Project untuk membuat robot angin dari bahan bekas yang bisa menghasilkan listrik sederhana, hingga menyusun media digital keberagaman melalui mural dan majalah dinding. Proyek-proyek ini dipresentasikan tidak hanya kepada dosen, tetapi juga sekolah mitra dan masyarakat.

Sistem penilaian pun dirancang sejalan dengan Outcome-Based Education (OBE). Penekanan tidak semata pada hasil akhir, melainkan juga pada proses, kerja sama tim, dan refleksi mahasiswa.

Diskusi interaktif pada sesi tanya jawab mengemuka soal tantangan terbesar penerapan PjBL. Para dosen menyoroti keterbatasan waktu, kesiapan pengajar sebagai fasilitator, serta kebutuhan dukungan dari sekolah mitra.

Namun, peserta juga melihat peluang besar. “MKWK bisa menjadi lebih kontekstual dan bermakna bila dikaitkan dengan isu sosial, seperti literasi digital media edukasi toleransi,” ungkap salah satu peserta diskusi.

Pada hari kedua, peserta diajak menyusun rancangan model PjBL yang sesuai dengan karakter mata kuliah masing-masing. Melalui forum kelompok, dosen dan mahasiswa merancang proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, kebinekaan, dan keberlanjutan lingkungan.

Hasil rancangan menunjukkan variasi ide, mulai dari kampanye literasi digital, gerakan sadar lingkungan di kampus, hingga konten kreatif berbasis bahasa. Semua gagasan diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus mengasah keterampilan mahasiswa.

Workshop ditutup dengan seruan agar dosen segera mengadaptasi PjBL dalam perkuliahan. Ketua UPA-MKWK Akademi Teknik Penerbangan Nasional, St. Agus Wijayanto, menyampaikan bahwa langkah berikutnya adalah memperkuat jejaring dengan industri, komunitas, dan lembaga pemerintah agar implementasi PjBL dapat berjalan berkelanjutan.

“Lulusan vokasi dituntut menjadi pribadi unggul, humanis, dan adaptif. Itu hanya bisa dicapai bila pembelajaran diarahkan pada kegiatan kontekstual dan kolaboratif,” ujar Agus menegaskan.

Workshop dua hari ini menegaskan bahwa reformasi pembelajaran di pendidikan vokasi tak bisa ditunda. PjBL memberi jalan baru untuk menjadikan MKWK lebih hidup, aplikatif, sekaligus relevan dengan tantangan zaman.

]]>
Gathering Penerima Beasiswa PT. PMP Jember https://atpnbjb.ac.id/news/gathering-penerima-beasiswa-pt-pmp-jember/ Mon, 13 Oct 2025 01:17:47 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3085 Gathering Penerima Beasiswa PT. PMP Jember Read More »

]]>
Gathering penerima beassiswa PT. PMP Jember merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh PT. PMP Jember dengan melibatkan penerima beasiswa dan orang tua penerima beasiswa, manajemen PT. PMP Jember serta direksi dan staf pendamping dari Akademi Teknik Penerbangan Nasional,  

Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk membangun silaturahmi antar penerima beasiswa, orang tua, manejemen PT. PMP Jember dan ATPN. Kegiatan gathering  ini juga bisa menjadi ajang diskusi, laporan pertanggungjawaban terkait proses perkuliahan dan pendampingan mahasiswa, sekaligus ajang untuk rembug bersama terkait projek bagi para penerima beasiswa yang sudah lulus dari kampus ATPN.

Kegiatan dibagi dalam dua tahap. Kegiatan pertama adalah gathering yang melibatkan orang tua dan PT. PMP Jember serta direksi dan staf Politkenik ATPN. Kegiatan kedua hanya melibatkan penerima beasiswa dan pihak politeknik ATPN.

Kegiatan gathering dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 September 2025, dari pk 15.00 sd 21.00. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 60 orang dan berjalan cukup menyenangkan. Ada banyak kisah menarik dan menginspirasi. Yang special dalam kegiatan ini adalah adanya pemberian donasi untuk ATPN melalui kegiatan student loan. Terkumpul dana 5 juta rupiah, yang disisihkan dari kantong penerima beasiswa yang sudah bekerja. Kegiatan pengumpulan dana ini dimulai sejak Oktober tahun 2024. Semoga kegiatan ini menginspirasi banyak alumni lain untuk berbagi kasih dan kebaikan bagi adik adik kelas yang membutuhkan dana Pendidikan.

Sekelumit kisah Donasi Student Loan

Pernah, kita berdiri di titik awal dengan harapan yang besar namun dengan langkah yang berat. Lalu, tangan-tangan baik dari PT PMP Jember hadir – memberi cahaya melalui beasiswa penuh, membuka jalan bagi mimpi yang mungkin dulu terasa sangat jauh dan sulit digapai.

Kini, sudah waktunya kita melangkah kembali – bukan untuk menerima, tetapi untuk memberi. Program Donasi Student Loan ini adalah bentuk kasih dan balas budi, sebuah cara kecil untuk meneruskan kebaikan yang pernah kita terima.

Setiap rupiah yang kita sisihkan bukan sekadar bantuan, tapi investasi pada masa depan: masa depan anak-anak muda yang memiliki semangat seperti kita dulu, tapi belum memiliki kesempatan yang sama karena keterbatasan dana.

Mari kita bersama-sama menjadi jembatan harapan, karena kebaikan yang pernah kita rasakan, pantas untuk kita teruskan, karena cinta pada ilmu dan kasih pada sesama tidak berhenti di kita – ia harus mengalir, menghidupi, dan menginspirasi.

]]>
EKSPEDISI RINDU “NYAWIJI ING ROSO” https://atpnbjb.ac.id/news/ekspedisi-rindu-nyawiji-ing-roso/ Mon, 13 Oct 2025 01:14:52 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3080 EKSPEDISI RINDU “NYAWIJI ING ROSO” Read More »

]]>
Michael Day senantiasa menjadi ruang istimewa bagi keluarga besar IKAMI (Ikatan Keluarga Alumni Mikael) untuk kembali berkumpul, berbagi cerita, dan menghidupkan kembali memori yang pernah terukir. Tahun 2025 ini, perayaan Michael Day hadir dengan sentuhan berbeda, mengusung tema Ekspedisi Rindu sebuah perjalanan hati untuk menelusuri kenangan, merajut kembali kebersamaan, dan memupuk rasa persaudaraan yang tak lekang oleh waktu. Michael Day senantiasa menjadi ruang istimewa bagi keluarga besar IKAMI (Ikatan Keluarga Alumni Mikael) untuk kembali berkumpul, berbagi cerita, dan menghidupkan kembali memori yang pernah terukir.

Bersama Compensasser (Mapala Akademi Teknik Penerbangan Nasional), IKAMI mengajak para alumni meninggalkan sejenak hiruk-pikuk kota dan berlayar menuju alam bebas, di mana udara segar, langit luas, dan cahaya api unggun menjadi saksi hangatnya pertemuan. Kegiatan ini akan dikemas melalui camping, api unggun, dan trekking alam, yang tidak hanya menawarkan petualangan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk kembali pada akar persahabatan dan solidaritas.

Ekspedisi Rindu bukan sekadar reuni, melainkan momen untuk menemukan kembali bagian dari diri yang pernah tumbuh bersama di bawah payung almamater. Melalui tawa, cerita, dan langkah yang seirama, kegiatan ini diharapkan menjadi penguat ikatan, penyembuh rindu, sekaligus pengukir kenangan baru yang akan dibawa pulang dalam hati masing-masing peserta.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Mempererat tali silaturahmi antar anggota IKAMI melalui kegiatan bersama di alam terbuka.
  2. Membangun kembali rasa kebersamaan dan solidaritas yang pernah terjalin selama masa studi.
  3. Menyediakan ruang nostalgia yang hangat dan santai, jauh dari suasana formal dan rutinitas perkotaan.
  4. Menciptakan pengalaman positif dan kenangan baru melalui kegiatan camping, api unggun, dan trekking alam.
  5. Menumbuhkan semangat cinta almamater serta menginspirasi kesinambungan tradisi reuni di tahun-tahun mendatang.

Refleksi

Mendaki gunung bukanlah tentang menaklukkan puncak, tetapi menaklukkan diri sendiri, melawan letih, mengendalikan ego, dan belajar berjalan seiring dengan napas bumi. Setiap ayunan langkah adalah ujian, bukan hanya untuk raga, tetapi juga untuk jiwa. Rasa letih yang menggempur, dingin yang menusuk, dan jalur terjal yang seolah tak berujung, sejatinya bukanlah penghalang, melainkan tantangan. Setiap napas di udara tipis adalah pengingat bahwa manusia harus lebih banyak tunduk daripada angkuh. Di sanalah kita belajar dan menyadari bahwa manusia hanyalah tamu kecil di rumah besar bernama alam.

Alam menyapa dengan bahasa yang lembut. Desir angin di pucuk pinus, gemericik sungai di lembah, dan kabut yang turun  menyelimuti bukit-bukit, semua menjadi harmoni yang mengajarkan kita untuk nyawiji ing roso, menyatu dalam rasa dengan bumi dan kehidupan. Dalam riuhnya pohon berderit diterpa angin, kita menemukan kesadaran bahwa kita bukan pemilik, tetapi hanyalah tamu yang diberi kesempatan singgah. Alam, tidak pernah meminta apa-apa tetapi dibalik diamnya terselip pesan: jagalah aku, rawatlah aku, cintailah aku. Karena bumi bukanlah warisan dari nenek moyang semata, melainkan titipan untuk anak cucu kita.

Puncak sejati bukanlah batu tertinggi yang kita pijak, melainkan hati yang saling menguatkan dalam perjalanan. Dan ketika akhirnya kita berdiri di puncak, menatap luasnya cakrawala, kita sadar: tidak ada yang benar-benar kita taklukkan selain diri kita sendiri. Gunung tetap tegak, hening, agung, kokoh dan abadi. Dan pada akhirnya, puncak sejati bukanlah titik tertinggi di gunung, melainkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan cinta kasih yang kita bawa pulang bersama.

Agenda Kegiatan & Saran

Kegiatan Ekspedisi Rindu dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 4-5 Oktober 2025, bertempat di Area Telogo Dlingo dan Bukit Mongkrang, Tawangmangu. Ada tiga kegiatan penting: sharing dan bincang dengan Alumni,  api unggun dan tracking ke bukit Mongkrang.

Kegiatan ini melibatkan alumni, keluarga alumni, mahasiswa aktif dan dosen instruktur serta anggota compansasser sebagai panitia pelaksana. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahun dan melibatkan semakin banyak orang, tidak sebatas alumni ATPN yang pernah mengikuti UKM Compansasser. Setia alumni dan mahasiswa yang senang dengan kegiatan alam bisa mengikuti dan meramaikan kegiatan ini.

]]>
WISUDA POLITEKNIK ATPN BANJARBARU https://atpnbjb.ac.id/news/wisuda-politeknik-atpn-banjarbaru/ Mon, 06 Oct 2025 01:17:24 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3051 WISUDA POLITEKNIK ATPN BANJARBARU Read More »

]]>
AHLI MADYA PRODI TMI, TMK & TPM ATPN ANGKATAN 55, D4 PRODI RTM, TRMK & PM ATPN ANGKATAN  54

Pada tanggal 13 September 2025, Akademi Teknik Penerbangan Nasional mengadakan wisuda Ahli Madya untuk mahasiswa progam studi Teknik Mesin, Teknik Mekatronika dan Teknik Perancanan Mekanik dan Mesin ATPN Angkatan 55, serta wisuda D4 untuk program studi RTM, TRMK dan PM ATPN  angaktan 54. Ini tahun pertama prodi TRMK meluluskan mahasiswa D4 mekatronika.

Wisuda dilaksanakan di Gedung De Tjolomadoe, dimulai pk 07.30 WIB dan berakhir sekitar pk 12.00 WIB. Selain orang tua (keluarga wisudawan) dan dosen/instruktur, hadir pula perwakilan dari Industri seperti dari PT PMP Jember, perwakilan dari dinas pendidikan, pemerintah daerah Banjarbaru, perwakilan dari Pemerintah Gorontalo karena tahun ini ada 18 mahasiswa dari Gorontalo yang menyelesaikan perkuliahan di Akademi Teknik Penerbangan Nasional.

LAPORAN AKADEMIK WADIR I

Dalam laporan akademik, Wadir I Bidang Akademik, Ir. Theodorus Adi Nugroho, S.T, M.Sc, menyampaikan bahwa 239 wisudawan ini tersebar pada 6 program studi, yakni:

  • Teknik Mesin Industri : 64 mahasiswa,
  • Teknik Mekatronika : 36 mahasiswa,
  • Teknik Perancangan Mekanik dan Mesin : 24 mahasiswa,
  • Perancangan Manufaktur (Sarjana Terapan) : 38 mahasiswa,
  • Rekayasa Teknologi Manufaktur (Sarjana Terapan) : 52 mahasiswa,
  • Teknologi Rekayasa Mekatronika (Sarjana Terapan) : 46 mahasiswa.

Dari jumlah tersebut terdapat 8 wisudawan yang meraih predikat Magna Cum Laude dengan IPK ≥ 3,76, serta 32 wisudawan yang lulus dengan predikat Cum Laude dengan IPK ≥ 3,51.

SAMBUTAN KETUA YAYASAN

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Karya Bakti Banjarbaru, ALBERTUS NUGROHO WIDIYANTO, SJ., M.Hum menyampaikan 3 hal menarik, yang merupakan penjabaran dari tema wisuda tahun ini, yang diambil dari Frasa Winston Churchill “kesuksesan bukanlah akhir, kegagalan bukanlah hal yang fatal: keberanian untuk terus majulah yang terpenting”. Beliau menyampaikan bahwa ada tiga hal yang perlu untuk diingat dengan tema ini:

  1. Sukses itu Sementara : Meraih kesuksesan bukan berarti kita bisa berpuas diri. Kesuksesan bisa cepat berlalu, dan tantangan baru akan selalu muncul. Oleh karena itu, kita harus tetap waspada dan siap untuk terus berjuang demi kemajuan.
  2. Kegagalan Bukanlah Akhir : Mengalami kegagalan adalah bagian dari kehidupan dan tidak menentukan nilai atau potensi seseorang. Alih-alih memandang kegagalan sebagai peristiwa yang fatal, kegagalan seharusnya dilihat sebagai kesempatan belajar yang dapat mengarah pada pertumbuhan dan kesuksesan di masa depan.
  3. Keberanian dan Kegigihan : menekankan pentingnya memiliki keberanian untuk terus maju meskipun mengalami kemunduran. Hal ini menekankan bahwa ukuran sejati seseorang bukanlah seberapa sering ia berhasil atau gagal, melainkan tekadnya untuk bertahan dalam menghadapi kesulitan.

Sambutan Direkur ATPN

Sementara dalam sambutannya Rm. Direktur Akademi Teknik Penerbangan Nasional, Dr. Ir. ANDREAS SOEGIJAPRANATA, SJ., M.Sc. IPM, menegaskan bahwa Gelar Sarjana Teknik Terapan dan Ahli Madya yang diberikan kepada para wisudawan bukan sekadar simbol akademis, tetapi juga tanggung jawab besar untuk mengaplikasikan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai 4C yang telah dihidupi demi kemajuan diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Beliau juga menyampaikan bahwa Akademi Teknik Penerbangan Nasional sebagai institusi pendidikan vokasi terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, memiliki suara hati yang jernih, memberikan perhatian kepada sesama manusia, punya komitmen tinggi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja zaman sekarang dan mendatang. Bekal ilmu yang telah diperoleh para wisudawan, dapat menjadi pondasi kuat dalam mengembangkan karier dan memberikan kontribusi nyata di sektor industri dan teknologi.

Sambutan Wakil Wisudawan diwakili oleh ANGELA MERICI NONI WIDYA TIRTHA, yang merupakan salah satu mahasiswi peraih predikat Magna Cum Laude. Sementara sambutan orang tua wisudawan diwakili oleh BAPAK SAIFUL AZIZ orang tua dari ALAMUL HUDA. Sementara sambutan Ketua IKAMI diwakili oleh BAPAK ANTONIUS AGUNG NUGROHO.

PERAIH PREDIKAT MAGNA CUM LAUDE

Semoga apa yang sudah ditanamkan oleh Akademi Teknik Penerbangan Nasional akan menjadi bekal yang berguna bagi semua wisudawan dalam menapaki kehidupan selanjutnya.

]]>
Michael Day 2025 Bersatu untuk Maju https://atpnbjb.ac.id/news/michael-day-2025-bersatu-untuk-maju/ Wed, 01 Oct 2025 07:52:07 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=3041 Michael Day 2025 Bersatu untuk Maju Read More »

]]>
Tanggal 29 September adalah hari raya Malaikat Agung: Mikael, Gabriel dan Rafael. Maka pada setiap tanggal 29 September Kolese Mikael Banjarbaru yang berlindung pada St. Mikael selalu merayakan pesta pelindung kolese ini. Acara cukup meriah dan variatif seperti lomba memancing, bulu tangkis, pingpong, basket, futsal, kegiatan amal seperti donor darah, bakti sosial, bazar kemanusiaan dan pemberian beasiswa Alegria kepada 10 orang mahasiswa yang secara finansial kurang mampu tetapi memiliki karakter positif dan kemampuan akademis. Selain itu  ada juga kegiatan yang bersifat rekreatif seperti sepeda santai, touring dan jalan sehat. Puncak acara diisi dengan Misa bersama, dilanjutkan ramah tamah, dan hiburan, baik dari kalangan sendiri dan dari luar serta pembagian doorprize. Kegiatan baru berakhir pada pk 14.15 WIB.

Perayaan Ekarisiti dipimpin oleh 6 romo Jesuit yang berkarya di kolese Mikael. Dalam kotbahnya, sebagai selebran utama, Romo Nugroho Widiyanto, SJ, menyampaikan pesan mendalam bahwa Pesta Malaikat Agung ini meyakinkan kita akan penyertaan dan perlindungan Tuhan. Penyertaan Allah yang tidak kunjung henti dalam setiap langkah kehidupan umat-Nya teristimewa dalam masa-masa sulit. Dengan bantuan pelindung St. Mikael, kita dibantu untuk melihat kemuliaan Allah dalam kebaikan di sekitar kita.

Mikael

Siapakah Mikael.  Mi-ka-el (Siapakah seperti Allah?), Gabri-el (“Allah adalah pahlawanku”), Rafael (“Allah telah menyembuhkan”). Mikhael, Gabriel dan Rafael disebut “santo” karena mereka kudus.

Santo Agustinus mengingatkan kita agar kita berpikir tentang malaikat bukan hanya dari segi siapa mereka, tetapi juga dari segi apa yang mereka lakukan: mereka adalah penghubung antara Tuhan dan manusia, pembawa pesan dan hamba Tuhan, serta rekan kerja manusia dalam keikutsertaan mereka dalam karya keselamatan.

Quis ut Deus?

“Siapakah yang seperti Tuhan?” (Quis ut Deus)? Sebuah pertanyaan menarik. Manusia seperti Tuhan (diciptakan menurut gambar-Nya; Kejadian 1:26-27 ). Malaikat seperti Tuhan (roh, baik, tidak seperti manusia, berkuasa; Matius 22:30). Mikael salah satu dari sedikit malaikat yang disebutkan namanya, membawa pertanyaan ini bersamanya: Siapakah yang seperti Tuhan? Pertanyaan retoris ini membawa kita pada jawaban “tak seorang pun.” Tuhan itu unik, Tuhan itu esa.

Kolese Mikael Bersatu untuk Maju: 1 G+ 3 H

Apa kaitannya merayakan pesta pelindung dan tema kita KOLESE MIKAEL: BERSATU UNTUK MAJU. Tuhan telah menyediakan berkat dan menyertai perjalanan kita sebagai keluarga besar Kolese Mikael. Maka kita pun dipanggil untuk saling melengkapi satu sama lain. Bersatu untuk maju dengan rumus 1G, 3H.

G berarti God blessing. Tuhan sendiri yang selalu mendampingi. Spiritualitas God blessing adalah ekperimensial artinya hanya akan mendarah daging kalau dialami dan direfleksikan. Pengalaman diberkati Allah tidak hanya dibayangkan tapi dialami.

3 H meliputi Head, Heart dan Hand. Head, kepala dan apapun yang berada di wilayah itu merupakan bekal yang dianugerahkan Tuhan bagi kita untuk mengendus atau membaui, melihat dan memperhatikan, mendengar dan berkonsentrasi, berpikir atau bernalar dengan benar.

Heart berarti hati dan perasaan. Fungsi heart untuk ikut merasakan keprihatinan setelah kita tahu yang kita lihat, dengarkan, dan pikirkan. Hati mengolah apa yang kita lihat, kita alami dengan bertanya apa yang mungkin dapat kita lakukan. Akhirnya, heart yang benar itu menimbulkan aksi nyata yaitu hand. Mengulurkan tangan, membantu dan menolong sesama. Iman itu baru dikatakan berhasil dan berbuah ketika menjadi kenyataan. Jangan sampai hidup kita hanya berhenti pada diskusi terus. Harus ada Langkah nyata walaupun perlu tetap untuk kehati-hatian.

Kita dapat bersatu menjadi maju kalau kita juga bisa berperan seperti para malaikat Agung itu: memberi kekuatan seperti malaikat Mikael, memberi kegembiraan seperti malaikat Gabriel serta memberi kesembuhan atas sakit yang terjadi karena ego kita masing-masing seperti malaikat Rafael.

Purna Karya

Sejak dua tahun terakhir ini, Mikael Day juga dijadikan kesempatan untuk memberikan penghargaan dan cinderamata kepada karyawan yang memasuki masa purna karya. Tahun ini ada 4 orang karyawan yang memasuki masa purna karya. Berikut daftar karyawan yang memasuki purna karya:

  1. Heindrich Johan ross,
  2. Bp. Santoso (PT. ATPN IGI);
  3. Johanes Chrisnugroho Dwi Hartanto (PT. ATPN Banjarbaru) dan
  4. Ibu Carolina Made dahlianti, S.pd (SMK. Mikael)
]]>
REKREASI KARYAWAN YAYASAN KARYA BAKTI BANJARBARU https://atpnbjb.ac.id/news/rekreasi-karyawan-yayasan-karya-bakti-banjarbaru/ Fri, 13 Jun 2025 09:55:28 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=2890 REKREASI KARYAWAN YAYASAN KARYA BAKTI BANJARBARU Read More »

]]>
ORANG BODOH MENCARI KEBAHAGIAAN DI KEJAUHAN, ORANG BIJAK MENUMBUHKANNYA DI BAWAH KAKINYA, demikian yang dikatakan James Oppenheim, seorang penulis puisi, novelis dan editor dari negeri Paman Sam.  

Hidup itu tidak hanya soal berdedikasi atau bekerja. Hidup itu juga soal membangun kebahagiaan dalam keluarga, dalam masyarakarat maupun di tempat kerja. Dan betul apa yang dikatakan oleh Oppenheim bahwa kebahagiaan itu tidak perlu dicari di tempat yang jauh, tetapi kita bisa menciptakan sendiri. Kebahagiaan itu bisa muncul dari dalam diri kita sendiri dan tidak harus dating dari luar diri kita. Dalam konteks inilah maka pimpinan Yayasan Karya Bakti Banjarbaru mengadakan kegiatan rekreasi bersama supaya karyawan yang ikut kegiatan ini bisa merelaksasi diri, membangun kebahagiaan diri dari dalam dan bersama tim.  

Rekreasi karyawan Yayasan Karya Bakti Banjarbaru, diadakan selama satu hari, pada hari Sabtu, 25 Mei 2025, bertempat di River Hills Tawangmangu. Seluruh peserta berangkat dengan menggunakan 2 bus dan kendaraan pribadi.  Sesampainya di River Hills langsung  coffee break dan open speak dari Ketua Yayasan Karya Bakti.  Setelah sambutan acara foto Bersama dilanjutkan game outbond yang dipimpin oleh Sdr. John Budi Prasojo dan team, yang melibatkan mahasiswa TRMK tingkat III.

Kegiatan outbond game ini cukup interaktif, dimana bisa membangun semangat kesatuan, kompetisi, kerja sama, saling pengertian, dan kerelaan untuk berkorban demi sebuah pencapain tim. Game outbond yang dirancang bersikap rekreatif, sportif sekaligus edukatif, khususnya untuk membangun sinergitas dalam kelompok. Puncak dari game outbond ini adalah semua peserta mampu menyadari dan bertekad untuk mencapai kemenangan bersama. Ketika tim support sudah mampu mencapai kemenangan bersama, maka mereka juga bisa andil dalam mencapai kemenangan bersama seluruh karyawan Yayasan Karya Bakti Banjarbaru.

Kegiatan rekreasi – outbond game ini diikuti oleh 83 orang, yang terdiri dari 3 divisi, yakni  Divisi Aset Management (: Maintenance (MN), General Affairs & Utility (GA),  IT), Divisi HR Management (- Personalia & HRD) dan Divisi  Finance & Accounting Management (Finance & Accounting).  Selain karyawan dari tiga divisi di atas, hadir pula Ketua Yayasan, Rm. Albertus Nugroho Widiyono SJ, Direktur Finance & Accounting Management, Bp. Stefanus Iskandar, Direktur HR Management, Rm. L Bagus Taufik Dwiko, SJ dan Direktur Aset Managemen,  Bp. Ignatius Joko Suprayitno.

SAYA PERCAYA MAKA SAYA BERJUANG

Saya percaya maka saya berjuang merupakan terjemahan dari Credo Pugno.  Dalam Bahasa aslinya, Pugno bisa berarti TINJU atau BERPERANG, namun dalam konteks ini, Romo Albertus Nugroho Widiyono, SJ, Ketua Yayasan Karya Bakti Banjarbaru, mau menekankan bahwa sebagai tim support, maka selayaknya semua harus berjuang mendukung yang lainnya agar kegiatan bisa dijalankan dengan baik. Beliau juga menyampaikan bahwa tidak semua orang harus tampil di depan, kadang ada yang bekerja dengan cara yang tidak kelihatan, tetapi memiliki peran penting dalam keseluruhan tim kerja. Tim support adalah unit kerja yang bekerja bukan di bagian frontier atau terdepan dan kelihatan, kadang berada di tempat yang tidak kelihatan, di belakang, tidak dikenal oleh orang banyak, tetapi memiliki peran penting dalam kesatuan.

]]>
PASKAHAN KARYAWAN KRISTEN KOLESE MIKAEL BANJARBARU https://atpnbjb.ac.id/news/paskahan-karyawan-kristen-kolese-mikael-banjarbaru/ Thu, 12 Jun 2025 08:12:54 +0000 https://atpnbjb.ac.id/news/?p=2870 PASKAHAN KARYAWAN KRISTEN KOLESE MIKAEL BANJARBARU Read More »

]]>
Semenjak ada Campus Ministry di Kolese Mikael Banjarbaru, kehidupan rohani anggota keluarga Kolese Mikael Banjarbaru diberi perhatian lebih serius. Kegiatan berbau keagamaan setiap agama khususnya Katolik, Kristen dan Islam diberi ruang dan waktu secara khusus.

Bagi pemeluk agama Katolik, setiap hari Jumat Pertama dan setiap Minggu kelima dalam bulan, dan setiap hari Raya seperti Natal diselenggarakan misa kudus. Bagi anggota keluarga Kolese Mikael yang beragama Islam diberi kesempatan untuk mengikuti acara buka puasa bersama. Sementara untuk yang beragama Kristen diadakan kegaitan Natalan bersama. Biasanya kelompok Kristen akan bergabung dengan kelompok Katolik. Tetapi mulai tahun 2024, natalan Kristen sudah diadakan sendiri dan pada tahun ini Paskahan Kristen juga diadakan secara mandiri.

Tujuan dari Paskahan Kristen ini adalah untuk memenuhi kerinduan warga kolese untuk memberikan pujian dan pelayanan rohani kepada sesama anggota yang beragama Kristen.  Peserta yang diundang dalam kegiatan ini sebanyak 105 orang, terdiri dari guru, dosen/instruktur dan karyawan Kolese Mikael Banjarbaru yang beragama Kristen.

Kegiatan Paskahan diadakan pada hari Jumat, tgl 23 Mei 2025, dari pk 17.00 sd pk. 19.00. Acara berupa kebaktian, pujian, doa syafaat dan ramah tamah. Seluruh kegiatan dilayani olah karyawan, mahasiswa dan siswa SMK Mikael Banjarbaru. Dalam kegiatan Paskahan Bersama ini juga mengundang seorang evangelist, yang sudah lama menekuni sepenuhnya kegiatan evangelist. Beliau adalah Sdr. Eri Dwi Suryono, Evangelist Gereja Betel Indonesia Keluarga Allah, Widuran, Banjarbaru. Eri Dwi Suryono merupakan alumnus SMK Mikael Banjarbaru dan alumnus ATPN Banjarbaru Angkatan 32.

Kegiatan Paskahan bersama berjalan dengan sangat baik dan kondusif. Semua jemaat dan undangan yang hadir bisa mengikuti kegiatan paskahan bersama dengan khusuk. Hadir juga dalam kegiatan ini Romo Albertus Nugroho Widiyono SJ, Ketua Yayasan Karya Bakti Banjarbaru dan beberapa tamu undangan lainnya.

]]>